Sabtu, 25 Agustus 2012

REVITALISASI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA INDONESIA

| Sabtu, 25 Agustus 2012 | 0 komentar

Setiap bangsa didunia pasti memiliki sebuah ideologi yang menjadi pedoman di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Begitupun negara Indonesia. Ideologi yang dianut di negara Indonesia adalah pancasila. Bagi bangsa Indonesia, secara faktual pancasila sebagai ideologi telah berurat berakar sejak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), meskipun konstitusi yang pernah dilakukan dinegara kita beberapa kali  berganti dari UUD 1945, konstitusi RIS 1949, UUD sementara 1950 hingga kembali ke UUD 1945, namun pancasila masih tetap sebagai ideologi negara. Disamping fakta tersebut terdapat beberapa fakta lain yaitu berupa pelaksanaan yang tidak konsekuensi terhadap pancasila, baik oleh penyelenggara negara maupun masyarakat Indonesia pada umumnya.

Oleh karena itu apapun dinamika yang berkembang dalam tiap fase kehidupan bangsa, pancasila haruslah tetap terjaga kekokohannya sebagai ideologi negara. Pancasila merupakan ideologi yang nyata dan reformatif, aktual, dinamis, antisipatif dan senantiasa mampu menyesuaikan dengan perkembangan dan bukanlah ideologi yang bersifat pragmatis, yang hanya menekan segi praktis belaka tanpa adanya aspek idealisme. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pencasila bersifat universal dan tetap, dan penjabaran serta realisasinya dieksplisitkan secara dinamis dalam suatu sistem norma kenegaraan. Dengan begitu, tidak perlu mencoba mencari alternatif atau terpengaruh oleh ideologi lain, namun dapat melakukan revitalisasi pancasila dan pengaktualisasiannya dapat dilakukan secara sungguh-sungguh dalam rangka tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) .

Kita harus menyakini pencasila sebagai jati diri negara ini. Semua perilaku kehidupan harus sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Pancasila sebagai pondasi kita untuk bernegara. Pancasila sebagai ideologi harus diyakini dan mampu menjawab seluruh tantangan zaman. Dan banyak media yang dapat kita jadikan sarana untuk menanamkan nilai-nilai pancasila kepada generasi-generasi muda saat ini, salah satunya adalah melalui dunia pendidikan. Dunia pendidikan merupakan media yang paling efektif dalam menanamkan dan menyebarkan nilai-nilai pendidikan melalaui dunia pendidikan mampu menciptakan generasi-generasi penerus bangsa yang memiliki jiwa-jiwa pancasilais. Sehingga mampu menerapkan nilai-nilai pancasila di segala sendi-sendi kehidupan dalam bernegara. Nilai-nilai pancasila haruslah berada di dalam  kurikulum dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Reaktualisasi pancasila sebagai mata pelajaran tersendiri memang penting. Namun sasarannya tak hanya sampai pada titik itu saja. Pancasila harus mampu diaplikasikan dalam kehidupan baik itu dilingkup terkecil yaitu keluarga, kelas, sekolah higga dunia luar sehingga menjadikannya sebagai budaya. Tak hanya sekedar mata pelajaran belaka. Masalah utama agar pancasila berhasil menjadi nilai-nilai dalam budaya disekolah adalah reaktualisasi dan revitalisasi pancasila itu sendiri. Penguatan kembali nilai-nilai pencasila dalam segala sendi kehidupan perlu menjadi pemikiran utama seluruh elemen bangsa. Termasuk para pengajar mata pelajaran itu sendiri. Pengajar mempunyai peran penting disini. Pengajar harus mampu menyalurkan arti pancasila sesungguhnya kepada seluruh murid agar dapat menerapkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan. Apabila generasi-generasi penerus bangsa ini sudah memiliki jiwa-jiwa pancasilais, maka negara Indonesia mampu menjawab seluruh tantangan zaman saat ini dan negara Indonesia memiliki pondasi yang kuat dalam melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara hingga akhirnya negara Indonesia menjadi negara yang kuat dimata dunia.

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

 
© Copyright 2012. Makalah Cyber . All rights reserved | Makalah Cyber.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by Makalah Cyber - Zoenk