Sabtu, 25 Agustus 2012

MAKALAH PKN (Ideologi Fasisme)

| Sabtu, 25 Agustus 2012 | 1 komentar

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
            Pada hakikatnya manusia hidup dalam wilayah dan kesatuan yang berbeda beda.Kesatuan tersebut diciptakan dalam sebuah wadah yaitu Negara. Dalam pelaksanaanya, sebagian besar Negara memiliki dasar, keyakinan, cita-cita ataupun tujuan untuk mendirikan sebuah Negara yang maju serta terpandang.
            Masyarakan mengartikan tujuan tersebut sebagai sebuah ideologi bagi Negara. Tetapi dengan berkembangnya pola pemikiran tokoh tokoh besar dalam suatu Negara, ataupun dengan kemajuan suatu Negara itu sendiri, Ideologi menjadi terbagi atas beberapa macam, diantaranya ialah ideologi Kapitalisme, Sosialisme Komunisme, Fasisme, atau bahkan Pragmatisme (tidak memiliki ideologi/anti ideologi)
            Setiap Ideologi memiliki cara tujuan, cara tersendiri, sehingga dapat menjalankan Negaranya.Namun pada beberapa ideologi, masih terdapat berbagai pendapat yang pro ataupun kontra terhadap adanya ideologi tersebut salah satu contohnya ialah Ideologi Fasisme.
            Oleh karena itu makalah ini disusun berdasarkan Judul Ideologi Fasisme untuk lebih memahami ideologi fasisme dalam suatu Negara baik dalam arti maupun pelaksanaanya serta tanggapan masyarakat dalam pelaksanaannya.

B. Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan Ideologi Fasisme?
2.      Bagaimana kelebihan dan kekurangan serta pelaksanaan suatu Negara yang berideologi Fasisme?
3.      Bagaimana tanggapan masyarakat dalam pelaksanaannya

C. Tujuan
1.      Untuk mengetahui serta memahami Ideologi Fasisme
2.      Untuk memberikan gambaran serta informasi mengenai Kelebihan, kekurangan, serta pelaksanaan Ideologi Fasisme.
3.      Untuk memberikan informasi tentang tanggapan masyarakat terhadap Pelaksanaan Ideologi fasisme

BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Ideologi
            Seperti yang telah kita ketahui, Ideologi adalah kumpulan idea tau gagasan/daya cipta. Kata Ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy.Ideologi dalam sebuah Negara dapat diartikan sebagai tujuan, visi atau cara memandang sesuatu.
2.2 Ideologi menurut Beberapa Ahli
Selain definisi di atas, berikut ada beberapa definisi lain tentang ideologi:
Ideologi adalah sistem perlindungan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.
  • Napoleon:
Ideologi keseluruhan pemikiran politik dari rival–rivalnya.
  • Thomas H:
Ideologi adalah suatu cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.
  • Francis Bacon:
Ideologi adalah sintesa pemikiran mendasar dari suatu konsep hidup.
  • Dr. Hafidh Shaleh:
Ideologi adalah sebuah pemikiran yang mempunyai ide berupa konsepsi rasional (aqidah aqliyah), yang meliputi akidah dan solusi atas seluruh problem kehidupan manusia. Pemikiran tersebut harus mempunyai metode, yang meliputi metode untuk mengaktualisasikan ide dan solusi tersebut, metode mempertahankannya, serta metode menyebarkannya ke seluruh dunia.

2.2 Pengertian Dasar Fasisme
Fasisme adalah sebuah gerakan politik penindasan, Nama  fasisme diambil dari bahasa Italia, fascio, yang berarti "kelompok politik". Sedangkan dari bahasa Latin, fascis, yang berarti seikat tangkai-tangkai kayu. Ikatan kayu ini, tengahnya membentuk dan pada zaman Kekaisaran Romawi dibawa di depan pejabat tinggi. Fascis ini merupakan simbol daripada kekuasaan pejabat pemerintah. Fascis ini melangbangkan otoritas sebuah kaum/golongan.
2.4 Asal Mula Fasisme
            Ideologi Fasisme diawali pada masa kekaisaran Roma, pada saat itu para agister (hakim) membawa seikat tongkat yang ditengh tengahnya ditempatkan debuah kapak yang kepalanya menonjol keluar (fasci) hal tersebut melambangkan kekuasaan mareka serta otoritas mereka, kerajaan yang terkenal sebagaiFAsisme ialah kerajaan sparta.Kemudia  pada tahun 1922 (setelah Perang Duni I) Mussolini menjadi perdana Mentri Fasis italia dam mengaktifkan kempali sistem dalamIdeologi Fasisme.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1  Ideologi Fasisme
            Berdasarkan dasar teori sebelumnya telah diketahui arti dari  Ideologi dan Fasisme. Sehingga dari kedua kata tersebut dapat disimpulkan bahwa Ideologi Fasisme merupakan sebuah paham politik yang menjunjung kekuasaan absolut tanpa demokrasi. Ada pula yang mengartikan bahwa ideologi Fasisme adalah suatu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain. Dalam paham ini, nasionalisme yang sangat fanatik dan juga otoriter sangat terlihat.
Fasisme sesungguhnya merupakan ideologi yang di bangun menurut hukum rimba, fasisme juga bertujuan membuat individu dan masyarakat berfikir dan bertindak seragam, untuk mencapai tujuan ini fasisme menggunakan kekuatan dan kekerasan bersama semua metode propaganda bahkan melakukan genocide (pemusnahan secara teratur terhadap suatu golongan atau bangsa).Hal tersebut dikarenakan menurut ideologi fasis, Negara bukan ciptaan rakyat merupakan ciptaan orang kuat .Bila orang kuat sudah membentuk organisasi Negara, maka negara wajim menggembleng/memaksakan dan mengisi jiwa rakyat. Fasisme sebagai ideologi berkembang pada abad ke 20 ia menyebar dengan pesat di seluruh dunia pada perang dunia.
Ideologi Fasisme memiliki beberapa sifat yaitu :
a. Rasisme
            Rasisme diartikan sebagai paham  yang menerapkan penggolongan atau pembedaan ciri-ciri fisik ( seperti warna kulit ) dalam masyarakat. Rasisme juga bisa diartikan sebagai paham diskriminasi suku, agama, ras, golongan ataupun ciri-ciri fisik umum untuk tujuan tertentu.
b. Militerisme
Militerisme adalah suatu pemerintahan yang didasarkan pada jaminan keamanannya terletak pada kekuatan militernya dan mengklaim bahwa perkembangan dan pemeliharaan militernya untuk menjamin kemampuan itu adalah tujuan terpenting dari masyarakat.Sistem ini memberikan kedudukan yang lebih utama kepada pertimbangan-pertimbangan militer dalam kebijakannya daripada kekuatan-kekuatan politik lainnya. Mereka yang terlibat dalam dinas militer pun mendapatkan perlakuan-perlakuan istimewa.
c. Ultra Nasionalis
            Ultra Nasionalis ialah suatu sikap membanggakan suatu Negara (negaranya sendiri) secara berlebihan sehingga sangat merendahkan Negara yang lainnya.Sehingga mudah sekali memancing pertengkaran/peperangan

d. Imperialisme
            Imperialisme ialah politik untuk menguasai (dengan paksaan) seluruh dunia untuk kepentingan diri sendiri yang dibentuk sebagai imperiumnya (hak memerintah). "Menguasai" disini tidak perlu berarti merebut dengan kekuatan senjata, tetapi dapat dijalankan dengan kekuatan ekonomi, kultur, agama dan ideologi, asal saja dengan paksaan.
Empat sifat ideologi fasisme tersebut mengakibatkan ideologi fasisme ini dapat manghambat Multikulturalisme yaitu pandangan seseorang terhadap ragam kehidupan seperti kubudayaan, agama, ras.  
3.2  Unsur – Unsur Pokok dalam Ideologi Fasisme
            Terdapat beberapaUnsur pokok /ciri khas dalam pelaksanaan  Ideologi Fasisme ini, yaitu sebagai berikut :

3.3 Keunggulan Ideologi Fasisme
a.      Memiliki rasa kesatuan nasional.
Sisi baik yang menonjol dari Ideologi fasisme ini adalah menguatkan kesatuan dan kesetiakawanan nasional. Karena dalam Ideoligi ini memiliki sifat ultra Nasionalis sehingga rasa serta tingkat persatuannya sangat tinggi. kesatuan dalam pemerintahan diktator tidak mengalami gangguan. jika terdapat hal yang mengganggu kesatuan tersebut, maka akan dimusnahkan untuk mempertahankan kesatuan tersebut.

b.       Memiliki tingkat pengawasan dan kedisiplinan yang tinggi.
Dalam pelaksanaannya, Ideologi fasisme ini memiliki sistem pengawasan yang begitu ketan dan mereka  menindas hal yang tidak displin dan ketidak tepat gunaan. Ideologi Fasisme juga menentukan semua keinginan badan administrasi dan merangkup segala bidang populasi. Diktator sangat mudah dalam menetapkan satu hukum pemerintahan, dimana sangat dipatuhi tampa mengalami kendala yang berat. Dalam ekonomi pun Ideologi ini  bisa menghapuskan pemborosan dari segi produksi dan administrasi, serta membasmi korupsi dan menyelenggarakan kedisiplinan pejabat. Didalam pemerintahan fasisme tidak terdapat celah pemogokan dan aksi- aksi demontrasi, yang bisa mempengaruhi sistem pemerintahan maupun ekonomi.

c.        Dapat mengambil keputusan pemerintahan yang cepat
Ideologi Fasisme  sangat mudah dan cepat dalam menangani suatu kendala ataupun dalampengambilan keputusan, terutama  keadaan darurat daripada Ideologi ini  bisa dengan segera mengerahkan seluruh bangsa dalam waktu singkat, bahkan mereka bergerak secara langsung melaksanakan perintah. Karena tidak ada yang akan memberontak padaturunnya keputusan pemerintah


d.      Pemerintahan dipegang oleh Orang yang Ahli
Dikarenakan pemilihan pemerintahan ini berdasarkan kaum elit dan yang terkuat, maka tidak lain yang memerintah dalam Negara berideologi Fasisme adalah orang yang unggul  dan  dengan mudah dan sukses, menggunakan perlengkapan dan menciptakan sistem pemerintahan  yang tangkas, berdaya guna,  setia.

1 komentar:

Suwandi Handoyo mengatakan...

thank you

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

 
© Copyright 2012. Makalah Cyber . All rights reserved | Makalah Cyber.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by Makalah Cyber - Zoenk